Bupati Hadiri Musrenbangnas 2017

168

Bupati Pulang Pisau, H. Edy Pratowo, S.Sos., M.M. menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional 2017 yang diselenggarakan oleh Kementrian PPN/Bappenas di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, rabu (26/4).

Musrenbangnas 2017 yang langsung dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo (jokowi) ini dihelat dalam rangka menyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2018 yang mengangkat tema Memacu Investasi dan lnfrastruktur untuk Pertumbuhan dan Pemerataan.

Acara ini dihadiri pimpinan lembaga tinggi negara, para menteri dan kepala lembaga pemerintah non kementerian, para gubernur, dan para bupati/wali kota. Musrenbangnas 2017 merupakan forum koordinasi antar kementerian/lembaga (K/L) dan antara pusat dan daerah untuk mewujudkan sinergi perencanaan pembangunan dengan keluaran RKP 2018.

Dalam sambutannya, Jokowi mengungkapkan masih banyak daerah yang belum memiliki prioritas dalam perencanaan pembangunannya. Sehingga hal ini berimbas kepada anggaran yang tidak efisien.

“Pertama yang berkaitan dengan anggaran saya ingin ingatkan kita sudah bertahun-tahun anggaran kita tidak pernah fokus, perencanaan tidak pernah fokus dan tidak memiliki prioritas yang jelas,” kata Jokowi saat membuka Musrenbangnas 2017 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (26/4/2017).

Jokowi berpesan agar Kementerian dan Lembaga (K/L) dan pemerintah daerah memiliki prioritas pembangunan. Prioritas pembangunan hanya butuh sedikit saja, agar dapat terealisasi.

“Saya ingatkan agar di K/L, kabupaten, kota berilah prioritas apa yang ingin dikerjakan dan jangan banyak-banyak. Namanya prioritas fokus di bawah 3 lebih baik, kalau masih sulit lagi di bawah 5,” ujar Jokowi.

Jokowi juga menyinggung mengenai beberapa proyek infrastruktur terdahulu yang tidak direncanakan dengan baik. Sehingga tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal.

“Saya jumpai ada waduk tidak ada irigasinya udah bertahun-tahun di Aceh saya diberitahu Pak Gubernur. Saya lihat benar tempat lain enggak usah saya sebut, ada pelabuhan tidak ada jalan, tidak hanya 1 atau 2,” tutur Jokowi.

BERBAGI