Disperindagkop Pulpis Keluarkan Surat Edaran Tentang Penghentian Sementara Penjualan 27 Produk Olahan Ikan Kaleng

153

Tanggal 2 April 2018 Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindakop UKM) Kabupaten Pulang Pisau resmi mengeluarkan surat edaran  terkait penghentian sementara penjualan 27 produk olahan ikan kaleng.

Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomer 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan menindaklanjuti keluarnya klarifikasi/penjelasan BPOM RI tentang temuan cacing pada  27 produk olahan ikan kaleng (sarden kaleng), tanggal 28 Maret 2018, maka Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindakop UKM) Kabupaten Pulang Pisau perlu menginformasikan kepada para pemilik mini market, toko/kios di wilayah Kabupaten Pulang Pisau, untuk tidak memperjualbelikan sementara produk olahan ikan kaleng dengan merk sebagai berikut :

  1. ABT
  2. Ayam Brand
  3. Botan
  4. CIP
  5. Dangwon
  6. Dr. Fist
  7. Farmerjeck
  8. Fiesta Seafood
  9. Gaga
  10. Hoki
  11. Hosen
  12. IO
  13. Jojo
  14. King Fister
  15. LSC
  16. Maya
  17. Nogo/Nogos
  18. Neraya
  19. Pesca
  20. Poh Sung
  21. Pronas
  22. Ranesa
  23. S &W
  24. Sempio
  25. TLC
  26. TSC
  27. ABC

Sesuai surat edaran dengan Nomor : 510/92/DPPK-UKM/IV/2018, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindakop UKM) Kabupaten Pulang Pisau, Elieser Jaya mengatakan, bahwa ” Di keluarkan Surat Edaran ini, berdasarkan Undang-Undang Nomer 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan menindaklanjuti keluarnya klarifikasi/penjelasan BPOM RI tentang temuan cacing pada  27 produk olahan ikan kaleng (sarden kaleng), tanggal 28 Maret 2018, ” .Senin (2/4/2018)

Kemudian dia menjelaskan bahwa pihaknya juga menginformasikan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak perlu resah terkait pemberitaan yang beredar di media massa maupun media elektronik. ” Apabila produk-praduk diatas masih dijualbelikan sejak dikeluarkan surat edaran ini, maka Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindakop UKM) Kabupaten Pulang Pisau, akan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau, Satuan Polisi Pamong Praja Pulang Pisau, Satgas Pangan Kabupaten Pulang Pisau dan Kepolisian Daerah Kabupaten Pulang Pisau untuk melakukan cek lapangan. Apabila masih ditemukan produk-produk tersebut, maka selanjutnya produk tersebut akan mereka tarik dan musnahkan . ” pungkasnya

BERBAGI