Pj. Bupati Pulang Pisau, Hadiri Kegiatan Acara Panen Raya Padi Optimasi Lahan Sawah Menuju organik

120

Pj. Bupati Pulang Pisau, Ir. Hj Sunarti, MM, Menghadiri Kegiatan Acara Panen Raya Padi Optimasi Lahan Sawah Menuju organik di Desa Belanti Siam Blok A kecamatan Pandih Batu Kabupaten Pulang pisau, Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (20/08/2018).

Acara yang dihadiri pula oleh Pemerintah Pusat dari Direktorat Jendral (Ditjen) Prasarana dan Sarana Kementrian Pertanian RI yang diwakili oleh Direktur perluasan dan perlindungan lahan, Ir. Hj. Endah Megawati, merupakan wujud nyata pembuktian Program pemerintah yang diberikan selama ini dalam bidang pertanian sangat bermanfaat dan dibuktikan dengan dilaksanakannya kegiatan Panen Raya padi di desa belanti siam ini.

Dalam sambutannya, Sunarti menyampaikan bahwa kebijakan pembangunan pertanian merupakan bagian dari strategi pembangunan Nasional dimana sebagai salah satu bagian dari nawacita yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia (RI) sebagai bagian dari upaya yang diharapkan menjadi satu kesatuan yang utuh dalam pembangunan wilayah sebagai rancangan kegiatan untuk pembangunan pertanian berkelanjutan.

Dan Kabupaten Pulang Pisau merupakan lokasi Pengembangan Kawasan Pertanian Nasional berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor : 830/Kpts/RC.040/12/2016 dan juga Hasil Rapat Tim cetak sawah untuk padi Organik di Provinsi Kalimantan Tengah pada tanggal 17 Maret 2017 didapatkan bahwa potensi pengembangan padi organik di Kabupaten Pulang Pisau seluas 81.149,06 Ha. Dan pada Tahun 2018 Kabupaten Pulang Pisau dialokasikan Kegiatan Optimasi Lahan Sawah menuju Organik seluas 17.350 Hektare (Ha)

Sunarti yang juga merupakan kepala dinas TPHP provinsi kalimantan tengah ini menyampaikan pula bahwa kegiatan ini merupakan wujud dari keseriusan Pemerintah dalam melaksanakan Program untuk mendukung pembangunan pertanian guna mewujudkan tercapainya kedaulatan pangan, dan ia pun berpesan kepada Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) di Pulang pisau agar dapat berperan aktif dalam mensukseskan seluruh program Pemerintah khususnya di bidang Pertanian. serta berharap kepada Pemerintah Pusat melalui Ditjen yang hadir tersebut agar Kabupaten Pulang Pisau dapat di Perhatikan dan mendapat dukungan penuh dalam upaya pencapaian kedaulatan pangan sesuai dengan harapan bersama.

Selanjutnya, Dalam acara yang sama Direktorat Jendral (Ditjen) Prasarana dan Sarana Pertanian Republik Indonesia, Ir. Pending Dadih Permana M.Ec.Dev yang pada kesempatan ini diwakilkan oleh Direktur perluasan dan perlindungan lahan, Ir. Hj. Endah Megawati menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan Nasional, dan Presiden Republik Indonesia menargetkan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia pada tahun 2045.


Walaupun demikian disadari pula untuk mewujudkan hal tersebut tidaklah mudah dan terdapat permasalahan utama yang berpotensi menghambat pencapaian Indonesia menjadi lumbung pangan dunia pada tahun 2045 tersebut yaitu, Indeks Pertanaman (IP), menurunnya produktivitas lahan, dan semakin menyempitnya lahan pertanian.

Maka, upaya untuk mengatasi ke tiga masalah tersebut Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian RI memprogramkan beberapa kegiatan diantaranya meningkatkan IP melalui program optimasi lahan rawa dengan pengembangan sumber air dan perbaikan jaringan serta penggunaan alat mesin pertanian (AlsinTan), Meningkatkan Produktivitas melalui Program pengembangan Optimasi Lahan sawah menuju organik penggunaan pupuk berimbang dan pupuk organik, ditambah dengan Program Asuransi Pertanian serta perbaikan dan Pengembangan jaringan Irigasi, Menambah luas baku lahan pertanian melalui program pencetakan sawah baru dan pembukaan lahan kering.

Dan ia berharap dengan kegiatan optimasi lahan sawah menuju organik ini dapat meningkatkan kesuburan tanah dengan menggunakan pupuk organik, serta keberhasilan yang dicapai dalam meningkatkan Produktivitas padi seperti yang disaksikan pada acara Panen Raya hari ini, akan meningkatkan kesejahteraan petani dan memotivasi untuk melindungi lahan sawahnya dari ancaman konversi. (krwn/wd)

BERBAGI