Bupati Pulang Pisau Dukung Penuh Program Kemenparekraf & Baparekraf RI Wisata di Desa Pilang

159

Bupati Pulang Pisau, H Edy Pratowo mengatakan bahwa selaku Bupati dirinya mendukung penuh program yang dicanangkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI yang bergandengan dengan Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf) untuk menjadikan Desa Pilang sebagai Desa wisata.

Hal ini dikatakan Edy Pratowo saat diwawancarai media usai mengikuti kegiatan gerak REBOUND yang digelar di dermaga Desa Pilang, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Selasa (4/8/2020).

Bupati menjelaskan, dukungan yang diberikan adalah berupa fokusnya Pemerintah Daerah dalam menyiapkan fasilitas pendukung untuk mewujudkan program tersebut. “kita sangat mendukung dan berkomitmen untuk menyiapkan fasilitas pendukung dalam menunjang program ini. Tentunya dengan dukungan pihak Kementerian dan Pemerintah Provinsi” Ujarnya.

Dikatakannya pula, Pulang Pisau memiliki banyak destinasi wisata yang dapat dipublikasikan sebagai pesona wisata, salah satunya adalah objek wisata di Desa Pilang yaitu penangkaran orang utan.

Dengan dukungan warga lokal yang memahami bagaimana cara mengelola Sumber daya alam dengan cara-cara mereka dilingkungannya, maka tentunya akan memiliki kearifan lokal tersendiri yang layak dijadikan produk unggulan di tempat tersebut, contohnya seperti kerajinan rotan.

Ini bisa kita paduserasikan menjadi home industri kerajinan masyarakat lokal. Misalnya ada turis datang ketempat kita untuk melihat konservasi penangkaran orang utan mereka juga bisa membeli oleh-oleh berupa sovenir khas dari tempat tersebut,” Ujarnya.

Disamping itu ekonomi Masyarakat sekitar dapat terbantu melalui penyiapan atau penjualan pakan untuk orang utan seperti pisang dan buah – buahan lainnya, dan penyewaan jasa perahu – yang bisa dimodifikasi menjadi perahu hias – kepada para wisatawan.

Desa Pilang ini dekat dengan penangkaran orang utan yang berkerja sama dengan BOS Nyaru Menteng dan Borneo Sawit. maka ini bisa kita angkat sebagai objek tujuan destinasi wisata yang baik” Tandasnya. (HandepHapakat-01/edit : wd/doc. MCPulpis)