Ketua Dekranasda Pulang Pisau Hadiri Rakernas Dekranas 2019

168

Tahun ini, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI) terpilih kembali menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja Nasional Dewan Kerajinan Nasional (Rakernas Dekranas) 2019 dengan mengusung tema “Bekerja dengan hati untuk memajukan kerajinan Indonesia.” Dan pada Kesempatan ini, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Pulang Pisau, ibu Hj. Nunu Andriani Pratowo, SE., M.Pd. ikut hadir dalam acara tersebut yang bertempat di Gedung A.H Nasution Komplek Kemenhan RI, Jakarta. Selasa (10/09/2019).

Pembukaan Rakernas ini ditandai dengan pemukulan alat musik talempong secara simbolis oleh Ketua Umum Dekranas ibu Hj. Mufidah Jusuf Kalla (JK) didampingi Ibu Nora Ryamizard Ryacudu dan ibu Erni Tjahjo Kumolo (Ketua Harian Dekranas). Ibu Mufidah JK berharap, penyelenggaraan rakernas tahun 2019 ini menjadi momentum bagi pengembangan kerajinan nasional Indonesia dari berbagai daerah sebagai bentuk ciri khas dan seni tradisional yang melambangkan kemajemukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang bersatu dalam bingkai kebinekaan.

“Dekranas merupakan lembaga mitra pemerintah khususnya dalam membina dan mengembangkan produk kerajinan yang bernilai budaya menjadi produk bernilai ekonomi, yang dapat mengangkat harkat dan martabat perajin Indonesia. Hasil Perajin saat ini telah menjadi salah satu penyumbang perekonomian dari sektor ekonomi kreatif, fashion dan kuliner,”kata Mufidah.

Selanjutnya, tema yang diusungpun sarat akan makna yaitu bertekad, bekerja keras, ikhlas tanpa pamrih untuk memajukan produk kerajinan guna memenangkan persaingan di pasar global. Menurutnya, kerajinan tumbuh sangat bervariasi dari skala mikro kecil sampai skala menengah dengan berbagai kendala yang ada seperti pemasaran, permodalan dan teknik produksi. Untuk itu, Ibu Mufidah berharap ada upaya nyata untuk mendorong pengrajin agar dapat bersaing di pasar global.

“Peran Dekranas dan Dekranasda sangat diperlukan terutama dalam peningkatan kompetensi sumber daya manusia perajin serta progam pembinaan yang tepat sehingga dapat menghasilkan produk kerajianan yang kreatif, berkualitas berbasis tradisi dan warisan budaya yang menguasai pasar dalam negeri dan internasional,” kata Mufidah.

Ditempat yang sama, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Pulang Pisau, ibu Hj. Nunu Andriani Pratowo, SE., M.Pd. saat ditemui menyampaikan apa yang menjadi harapan beliau terhadap Dekranasda Pulang Pisau kedepan.

“seperti apa yang sudah disampaikan oleh ketua umum ibu Hj. Mufidah tadi, kami dekranasda Kabupaten juga akan terus mengembangkan produk kerajinan yang bernilai budaya menjadi produk bernilai ekonomi, dan terus berupaya mengembangkan dekranasda Pulang Pisau untuk menjadi wadah bagi para perajin memperdalam pengetahuan terkait kerajinan dan pemasaran produk¬† hasil dari kerajinan itu sendiri,” jelas Nunu

Ia juga melanjutkan, bahwa Dekranasda Pulang Pisau akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam pembinaan meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya melalui sektor ekonomi kreatif, fashion dan kuliner khas pulang pisau yang dikemas dengan cantik dan berdaya jual.

“saya juga berharap kedepannya melalui kerajinan bidang fashion, akan semakin banyak kita buat batik khas Pulang Pisau yang sarat akan makna di dalam motifnya dengan berbagai design dari Dekranasda Pulang Pisau.” harap Nunu

“Dan seperti yang diketahui saat ini kita sudah berada di industri 4.0¬†(four zero), rekonstruksi industri berbasis digital yang berkembang dengan sangat pesat dalam menggali berbagai potensi yang ada, sehingga ini juga tantangan tersendiri bagi dekranasda. Untuk itu kami akan bersinergi dengan Dinas Kominfo Kabupaten selaku OPD yang dapat mengintegrasikan hal tersebut untuk mempermudah dalam penyebarluasan informasi, hasil produk kita dapat dilihat masyarakat luas, sehingga harapan untuk meningkatkan perekenomian masyarakat dapat terwujud.” Pungkasnya. (wd/ dari berbagai sumber)