Rakor Tim Pelaksana Refitalisasi Pemanfaatan Kanal Kawasan gambut.

460

Rapat koordinasi tim pelaksana demplot revitalisasi pemanfaatan kanal di kawasan gambut untuk peningkatan produksi pangan kabupaten pulang pisau dilaksanakan di Aula Kantor Bupati, Rabu (26/6/2019).

Rapat yang dibuka langsung oleh Bupati Pulang Pisau H. Edy Pratowo ini dihadiri Deputi II Konstruksi, Operasi dan Pemeliharaan Badan Restorasi Gambut RI Dr. Alue Dohong, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Tengah Norliani, SKM.,M.Kes, Kepala Kelompok Kerja Wilayah Kalimantan dan Papua Ir. Rudi Priyanto,M.Sc , Kepala SOPD terkait lingkup pemerintah Kabupaten Pulang Pisau serta organisasi terkait lainnya.

Kabupaten pulang pisau secara khusus disebutkan di dalam peraturan presiden nomor 1 tahun 2016 sebagai Kabupaten prioritas untuk lokasi pelaksanaan restorasi gambut. pertimbangan kabupaten pulang pisau sebagai salah satu target restorasi adalah karena peristiwa kebakaran yang massif terjadi di tahun 2015 dan juga karena tingkat degradasi lahan gambut yang cukup parah akibat dari pembukaan lahan dan pembangunan jejaring drainase (induk, primer, dan sekunder) untuk pengeringan oleh proyek pengembangan lahan gambut (plg) satu juta hektar di wilayah tersebut terutama pembuatan kanal primer sepanjang ± 121 km dari desa taruna sampai dengan tepi laut jawa oleh sebab itu tindakan restorasi/pemulihan yang bersifat masif dan terencana dengan baik mutlak diperlukan. Sejak tahun 2016 BRG telah menjalin kerjasama yang sangat baik dengan Pemerintah Kalimantan Tengah, khususnya Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau. pemerintah daerah dan masyarakat Pulang Pisau sudah sangat familiar dengan program-program restorasi gambut BRG, terdapat ribuan sumur bor, ratusan sekat kanal dan puluhan bantuan ekonomi produktif diberikan BRG bagi masyarakat pulang pisau. Dan menjadi harapan kita bersama bahwa kegiatan tersebut mendorong untuk kesuksesan restorasi ekosistem gambut. pada tahun 2018, BRG bersama kementerian lain di pusat (kementan, pupr, dll) serta pemerintah provinsi kalteng menggagas revitalisasi saluran irigasi/ kanal yang ada di blok c, eks-plg.


Dalam sambutannya, Bupati Pulang Pisau menyampaikan program skala demplot – pemanfaatan kanal dan peningkatan produksi pangan di desa talio hulu – seluas 120 ha ini merupakan inisiatif yang sangat baik. menyelesaikan permasalahan yang ada di eks-plg kalteng adalah Pekerjaan Rumah besar Republik ini, khususnya pemerintah Kabupaten Pulang Pisau diantaranya cita-cita pemanfaatan lahan guna mencapai swasembada pangan yang nyatanya belum dapat diwujudkan. Sebaliknya, infrastruktur produksi pangan yang telah kita bangun sebelumnya, baik lahan maupun kanal/saluran irigasi terbengkalai. masyarakat banyak yang tidak bisa memanfaatkan lahannya, akibatnya ada penurunan angka kerja serta kekurangan kebutuhan pasokan (supply) pangan domestik.
Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa ide proyek ini sangat luas, yakni menciptakan desa madani melalui skema bisnis – public private partnership, yakni kerjasama antara desa dengan pemilik modal dalam hal pengelolaan dan produksi pangan.

“kami sangat mendukung inisiatif yang sangat baik ini, tidak hanya karena pengolahan dan pendayagunaan masyarakat, namun juga dampak positip lainnya, seperti : pencegahan kebakaran hutan dan lahan, maksimalisasi pembangunan desa oleh warga lokal dan menumbuhkan kepercayaan diri masyarakat desa. Semoga program ini sukses dan akan ada replikasi-replikasi lain dimasa yang akan datang (luas potensi di talio hulu: 3,000 ha)” harapnya.

Dan setelah ini tim akan berkunjung ke lapangan, dirinya optimis bahwa program ini akan benar-benar berjalan dengan baik. (acr/ edit : wd/ foto : MC)