Terima KunKer Menteri, Pulang Pisau Siap 20 Ribu Hektar Lahan Dukung Program Food Estate

109

Bupati Pulang Pisau, Edy Pratowo bersama Wakil Bupati, Pudjirustaty Narang, menerima Kunjungan Kerja Menteri Koordinator Perekonomian (Menko), Airlangga Hartato, Menteri Administrasi Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR BPN), Sofyan Djalil, dan Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga serta Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, di Desa Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Sabtu (27/10).

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut pemantapan program Strategi Nasional food estate di Kalimantan Tengah, Khususnya di Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas untuk menjadi lumbung padi nasional sebagai upaya membangun ketahanan pangan bangsa Indonesia.

Pada Kesempatan ini Bupati menyampaikan lokasi Desa Belanti Siam dan Desa Gadabung merupakan sentra produksi tanaman padi dengan hasil produksi mampu mencapai rata – rata 5 sampai 7 ton (varietas hibrida, impara, dan impari) dan jenis padi organik dengan hasil produksi rata – rata 9 sampai 10 ton, dengan potensi tersebut, Edy Pratowo optimis dengan dukungan dan komitmen dari para petani, bumi handep hapakat siap menjadi lumbung padi Nasional, dan ia meyakinkan Kabupaten Pulang Pisau juga mampu menyiapkan lahan seluas 20 ribu hektar (dari 10 ribu hektar yang ditetapkan) untuk mendukung program food estate ini.

Dan dalam sambutannya, Menko Airlangga Hartato menyampaikan hasil pemantauannya secara langsung melihat hamparan padi yang ada di Desa ini, maka Pemerintah yakin daerah ini merupakan pilihan yang tepat untuk mendukung program food estate dan sudah menganggarkan tahap awal sebesar 30 ribu hektar di dua Kabupaten (Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas) dan selanjutnya mendorong 110 ribu hektar pada tahap kedua pada tahun 2022 – 2023 yang akan datang sebagai target pemerintah meningkatkan produktifitas pangan.  Ia juga menambahkan, Pemerintah akan terus melakukan rehabilitasi sebagai kawasan food estate – pertanian modern dengan mengajak investor dan menyiapkan kawasan ini sebagai kawasan ekonomi khusus.

Selanjutnya pada kesempatan yang sama, Menteri ATR BPN, Sofyan Djalil juga memastikan bahwa kondisi irigasi dilapangan dapat mendukung produktifitas lahan pertanian dengan baik dan lahan yang digunakan tidak ada sengketa dari pemilik sebelumnya sehingga kedepannya dapat dikeluarkan sertifikat resmi dari pemerintah.

Kemudian, Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, melalui wawancara singkat dengan Kepala Dinas Pertanian Provinsi, Sunarti menyampaikan pemerintah provinsi secara teknis telah menyiapkan pendampingan, baik dari peningkatan SDM maupun teknologi dalam upaya mendukung program ini, dan berharap masyarakat khususnya petani memiliki semangat tinggi menyambut program tersebuti,karena menurutnya sebagus apapun program pemerintah bila tidak didukung dengan baik maka tidak akan ada artinya.

Akhirnya, Kegiatan yang juga dihadiri oleh FKPD dan seluruh Kepala OPD Kabupaten Pulang Pisau ini kemudian dilanjutkan dengan melihat langsung kondisi di lapangan. (wd)